Kegelisahan yang tertanam di hati
Kian menjadi dalamnya
Kian menjadi dalamnya
Padahal sudah begitu kerasnya aku mencabutnya
Dia dengan suburnya tumbuh meninggi
Tentang hari esok yang pasti datang
Akankah sama rasanya dengan hari kemarin?
Akankah sama rasa pedihnya?
Atau malah bertambah ngeri?
Aku ingin terus berdiam tak bergerak
Hanya mau duduk tenang di tempat ini
Berharap waktu akan berhenti, sekarang
Tak ingin hidup di hari esok bersama rasa-rasa itu
Kemanakah akan ku bawa hati yang gelisah?
Jika hari esok datang sendiri tak permisi?
Dan aku belum sempat menyiapkan jiwa yang tenang,
Tentang hari esok, janganlah dulu datang
Aku tak siap...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar